SMP Negeri Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung Kolaborasi dengan SMPMUTU Plus Tarakan, Gelar Workshop Pemanfaatan Media Digital

Tana Tidung — SMPN TU 1 Tana Tidung menggelar kegiatan Workshop Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Berbasis Proyek selama dua hari pada pukul 08.00–15.00 WITA. Kegiatan ini diikuti 114 siswa dari kelas 7 dan 8, sebagai langkah nyata sekolah dalam mendukung program “Sekolah Unggulan Masuk Desa”.

Workshop menghadirkan dua narasumber dari SMP Muhammadiyah 1 Plus Tarakan (SMPMUTU Plus), yakni Asnawir, SE., M.Pd, Kepala SMPMUTU Plus Tarakan sekaligus narasumber provinsi untuk Pembelajaran Mendalam, dan Nurliynah S, S.Pd, koord. kurikulum sekaligus finalis Duta Teknologi Kaltara. Para narasumber membawa pengalaman dalam pengembangan pembelajaran inovatif yang relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

Kepala SMPN TU 1 Tana Tidung, Arbayah, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pintu awal menuju kolaborasi lebih besar.

“Kami sengaja menghadirkan narasumber dari SMPMUTU Plus karena ada rencana tindak lanjut. Dalam waktu dekat kami akan melakukan kegiatan sharing program di Tarakan dan membawa beberapa pengurus OSIS untuk belajar kepemimpinan bersama OSIS SMPMUTU Plus,” ujarnya

Selama workshop, siswa dibekali berbagai keterampilan digital mulai dari pembuatan poster, video pendek, blog, hingga e-book cerita interaktif menggunakan platform seperti Canva, CapCut, Padlet, Google Sites, dan Gemini AI. Siswa juga melakukan praktik langsung dengan membuat proyek digital bertema lingkungan, budaya lokal, dan cita-cita masa depan.

Dalam sesi wawancara, narasumber utama Asnawir menegaskan pentingnya literasi digital bagi siswa masa kini.

“Siswa bukan hanya pengguna teknologi, tetapi harus menjadi pencipta karya. Proyek digital membuat mereka berfikir kritis, kreatif, dan berani menyampaikan gagasan melalui media modern,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber kedua Nurliynah S, S.Pd menambahkan bahwa teknologi tidak menggantikan guru, tetapi memperluas peluang belajar siswa.

--Advertisement--

“Dengan media digital, anak-anak bisa mengemas cerita desa mereka menjadi karya keren seperti video, lagu, atau e-book. Ini membuat pembelajaran lebih relevan dengan kehidupan mereka,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Cello, mengaku sangat senang mengikuti workshop ini.

“Saya belajar buat video dan poster digital. Seru sekali. Saya ingin jadi konten kreator wisata budaya di Kaltara, terutama yang ada di Tana Tidung,”** ucapnya antusias.

Selama dua hari, kegiatan berjalan dinamis—dari sesi inspirasi, eksplorasi aplikasi digital, produksi karya, hingga presentasi proyek. Semua kelompok berhasil menampilkan karya digital kreatif yang kemudian didokumentasikan sebagai portofolio sekolah.

Kegiatan ini ditutup dengan pesan motivasi dari narasumber agar siswa terus mengembangkan kreativitas dalam dunia digital.

SMPN TU 1 Tana Tidung berharap workshop ini menjadi pijakan awal menuju ekosistem pembelajaran yang lebih modern, kontekstual, dan berakar pada kekuatan desa. Kolaborasi lanjutan dengan SMPMUTU Plus akan menjadi langkah strategis dalam mengembangkan budaya literasi digital dan kepemimpinan siswa di masa depan.

News Admin
153 123
Pusat Dakwah Muhammadiyah

Komp. Masjid Al-Amin Jl. Yos Sudarso

Kota Tarakan, Kalimantan Utara

pwm.kalimantanutara@gmail.com

Kanal Media Sosial

© Media dan Komunikasi PWM Kalimantan Utara